Sedangkan di Millis Blogger makassar pada ribut mengomentari demo mahasiswa Universitas Muslim Indonesia yang sedang memperingati April makassar bedarah dengan seenaknya menutup jalan dimana seorang guru besar MIPA Unhas sedang sakit harus dilarikan ke rumah sakit wahiddin sudiro husodo. anak beliau yang berusaha membuka blokade jalan agar mobil yang membawa sang guru besar bisa lewat malah di keroyok oleh sebagian mahasiswa.
dari dua cerita di atas saya jadi sedikit prihatin dengan kepekaan sosial kita, terutama adik-adik mahasiswa kita. Korban Lapindo sudah begitu lama harus merasakan penderitaan material dan spiritual, makan hati dan pikiran hidup dalam pengungsian.
sedang di makassar sendiri mahasiswa dengan arogan menutup jalan yang merupakan kepentingan publik. ayolah adik-adik mahasiswa lebih bijaksana dalam melakukan demo, tunjukkan kepekaan sosial kita tunjukkan bahwa mahasiswa bukan cuma bisa demo ngomong koar-koar, mahasiswa bukan cuma bisa duduk diam di kursi ormawanya dan mahasiswa bukan cuma bisa belajar berpikir dan kuliah.
Tunjukkan bahwa mahasiswa juga punya hati nurani dan kepekaan sosial. berdemo yang sehat yang simpatik. berpihaklah pada kepentingan rakyat.
links terkait berita demo Umi
saya sempet dapat foto ini di pasar ikan makassar, gak ada hubungannya emang cuma lucu aja ngeliatnya. Bener-bener memanfaatkan momen deh, gimana mau coba? saya tidak tertarik yang pasti makan bakso dengan nama lapindo, atau mungkin bisa cash and carry ya baksonya









